STRES

Dear kawan semua…semua orang pasti pernah dong ngerasain apa yang namanya stres..nah ngomong-ngomong tentang stres… apa bedanya menderita dengan penderitaan…yup…setiap orang pernah mengalami penderitaan tapi tergantung apakah orang tersebut bisa menerima dengan ikhlas atau tidak penederitaan itu..kalo bisa berarti dia tidak menderita, namun sebaliknya ornag yang tidak pernah bersyukur dan tidak pernah ikhlas dia selalu merasa menderita.,..

okay berikut adalah cuplikan tentang apa yang disebut stres..ini merupakan kesimpulan yang aku buat dari buku refrensi yang cukup oke…heheheh…namanya Health Psychology…^^

Stres dibagi menjadi 3 kelompok, yakni:

  1. Stres sebagai stimulus, terfokus pada kejadian atau suatu peristiwa yang mengakibatkan stres itu sendiri.
  2. Stres sebagai respon, mengacu pada keadaan stres dan reaksinya.
  3. Stres sebagai proses adanya interaksi terus menerus dan penyesuaian antara orang dan lingkungan.

Jadi, stres didefinisikan sebagai hasil suatu kondisi ketika seseorang/lingkungan merasa adanya ketidakcocokan di antara situasi yang dituntut (terjadi) dan sumber daya orang tersebut baik secara biologis, psikologis, dan sosial.

Kondisi stres itu sendiri pada umumnya melibatkan proses penilaian kognitif dalam 2 bentuk, yakni:

  1. Primary Appraisal, berfokus pada apakah suatu tuntutan dapat mengancam kesejahteraan seseorang. Misalnya tuntutan tersebut tidak relevan atau baik untuk masa masa depannya karena ada ancaman, kerugian, atau tantangan.
  2. Secondary Appraisal, berfokus pada penilaian sumber daya yang tersedian untuk memenuhi suatu tuntutan.

Ketika Primary Appraisal dan Secondary Appraisal mengindikasikan bahwa adanya kesesuaian antara tuntutan dan sumber daya, di saat itulah stres mungkin terjadi namun dalam ukuran relatif kecil. Tapi ketika di saat adanya perbedaan antara tuntutan dan sumber daya, seperti tuntutan lebih besar dibanding sumber daya yang dimiliki maka stres dalam ukuran besar dapat terjadi.

Peristiwa yang disebut stres itu sendiri dipengaruhi 2 faktor, yakni:

  1. Dipengaruhi oleh orang (personal), misalnya karakteristik intelektual, motivasi, kepribadian, harga diri, dan sistem kepercayaan.
  2. Dipengaruhi oleh situasi (situasional), misalnya ada tuntutan yang kuat, tidak diinginkan, tidak terkendali dan datang pada waktu yang tidak terduga dalam kehidupan.

Stres menghasilkan ketegangan di dalam diri seseorang baik biologis, psikologis dan sosialnya. Saat stres itu terasa kuat dan berkepanjangan maka munculah reaksi fisiologis dalam 3 tahap yang disebut sindrom adaptasi umum (tahap khawatir/alarm reaction, tahap perlawanan/ resistance reaction, tahap kelelahan/ exhaustion reaction). Dan stres tingkat tinggi dapat mengakibatkan beberapa penyakit seperti tekanan darah tinggi.

Stres dapat mempengaruhi proses psikososial dan dapat mempengaruhi fungsi kognitif. Ada beberapa emosi yang menyertai stres, sepeti ketakutan, kecemasan, depresi, dan kemarahan sampai perilaku agresif.

Sumber stres dapat berkembang dan dapat timbul dari mana saja, seperti seseorang yang mengalami sakit ataupun mempunyai konflik. Bahkan stres dapat timbul dari hubungan perilaku keluarga, misalnya ketika salah satu keluarganya sakit parah kemudian meninggal, keluarga broken home (orang tua yang bercerai), dsb.

Stres dapat diukur dalam 3 cara, pertama lewat fisiologis dalam tubuh dengan mengukur tekanan darah, denyut jantung ataupun laju respirasi, kedua ialah lewat survei akan peristiwa kehidupan seseorang, dan yang ketiga ialah dengan cara menghitung atau memperkirakan pengalaman konflik seseorang. Meskipun stres dapat mempengaruhi perkembangan suatu penyakit, namun banyak psikolog percaya bahwa tidak semua stres berbahaya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s